Categories
Pengabdian Kepada Masyarakat Publikasi Media

Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Untan Susun Kurikulum Baru

Artikel ini sudah pernah dipublikasikan sebelumnya oleh rri.co.id , dan dapat dilihat artikel aslinya pada tautan berikut

https://rri.co.id/pontianak/daerah/299150/prodi-ilmu-komunikasi-fisip-untan-susun-kurikulum-baru?utm_source=news_slide&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

foto saat Prodi Ilmu Komunikasi Fisip Untan menggelar Workshop Kurikulum yang dihadiri oleh stakeholder internal kampus dan eksternal kampus di Aula Magister Ilmu Sosial Untan, Kamis 27/7/2023.

KBRN, Pontianak: Demi menjawab tantangan zaman di era digitalisasi dan menjawab kebutuhan masyarakat serta semua stakeholder, Program Studi Ilmu Komunikasi (Prodi Ikom) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak akan menyusun kurikulum baru.

Salah satu upaya untuk penyusunan kurikulum baru ini, Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Untan menggelar Workshop Kurikulum yang dihadiri oleh stakeholder internal kampus dan eksternal kampus di Aula Magister Ilmu Sosial Untan, Kamis (27/7/2023).

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Untan, Dr. Netty Herawaty menyampaikan, workshop kurikulum ini dilaksanakan bertujuan untuk menelaah kurikulum yang sudah dijalankan.

Menurutnya, kurikulum yang lama sudah sangat baik dijalankan pada masanya. Hanya saja seiring dengan perkembangan zaman sehingga diperlukan evaluasi mengingat tantangan-tantangan yang dihadapi berbeda dengan sebelumnya sehingga perlu adanya upaya dan inovasi serta modifikasi dari sebelumnya untuk menjawab tantangan ke depan.

“Jadi, tujuan Workshop Kurikulum ini adalah untuk menelaah, apakah kurikulum yang lama sudah menjawab tantangan zaman dan apakah sudah sesuai keinginan dan tuntutan kebutuhan masyarakat,” ujarnya. 

Namun demikian, Netty juga mengakui, bahwa untuk menyusun kurikulum baru tentunya harus melalui beberapa tahap penyusunan dan salah satunya adalah masukan-masukan dari luar stakeholder atau dari internal kampus termasuk pengguna lulusan.

Melalui Workshop Kurikulum tersebut, pihaknya telah mengantongi banyak masukan dari berbagai pihak untuk kemudian dijadikan bahan penyusunan kurikulum baru di Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Untan.

“Benar saja, banyak sekali masukan yang akan kita jadikan bahan untuk menyusun kurikulum baru sehingga Program Studi Ilmu Komunikasi bisa menyajikan kurikulum baru yang lebih menjawab tantangan zaman sehingga bisa melahirkan sarjana Ilmu Komunikasi yang berkualitas dan efesiensi waktu sesuai yang dibutuhkan oleh pihak-pihak luar,” katanya.

Ke depannya, Netty Herawaty menyampaikan untuk kurikulum baru akan lebih mengakomodir masalah-masalah yang sedang trend, seperti perkembangan teknologi komunikasi yang dikaitkan dengan kebijakan tetang persoalan komunikasi yang semakin kompleks. 

“Oleh sebab itu kita banyak memodifikasi dan menambah mata pelajaran agar tidak ketinggalan zaman dan bisa mnenjawab tantangan. Apalagi saat ini didukung dengan kampus merdeka sehingga mahasiswa bisa lebih cepat lulus dengan kualitas yang baik,” ucapnya.